Langsung ke konten utama
Hostlinku membatasi pemakaian di tiga lapisan yang saling melengkapi: rate limit (jumlah request per waktu), limit kredit per API key (biaya per jendela reset), dan saldo akun (sumber dana). Ketiganya dicek di sisi server sebelum request diteruskan ke provider.

Rate limit

Setiap respons yang melewati limiter menyertakan header standar (format IETF RateLimit-*): RateLimit-Limit, RateLimit-Remaining, dan RateLimit-Reset. Baca nilai Reset untuk tahu kapan jendela berikutnya dimulai. Saat batas terlampaui, responsnya:

Limit kredit per API key

Di luar rate limit, setiap API key bisa diberi limit biaya (USD) dengan jendela reset harian, mingguan, bulanan (kalender UTC), atau total tanpa reset. Pemakaian dihitung dari biaya request nyata per API key. API key yang menyentuh limit ditolak 402 PAYMENT_REQUIRED sampai jendela berikutnya dimulai. Detail pengaturan ada di Autentikasi.

Reservasi saldo saat request

Untuk tiap request, gateway:
  1. Mereservasi estimasi biaya (berdasarkan panjang prompt dan max_tokens) dari saldo akun.
  2. Meneruskan request ke provider.
  3. Commit biaya nyata berdasarkan token yang terpakai, dan melepas sisa reservasi.
Artinya: saldo di console terbagi menjadi balance (total) dan reserved (tertahan request berjalan). Yang bisa dipakai request baru adalah balance − reserved (available). Request yang gagal tidak dikenakan biaya; reservasinya dilepas otomatis.

Memantau pemakaian di console

Masuk ke console.hostlinku.com: Semua angka berasal dari tabel telemetri backend yang sama dengan yang dipakai penagihan, tanpa estimasi di sisi tampilan.

Ringkasan perilaku 429 dan 402